Download film Laskar Pemimpi full movie


Sekilas tentang film Laskar Pemimpi (source: wikipedia id)
SutradaraMonty Tiwa
ProduserChand Parwez Servia
PenulisMonty Tiwa
Eric Tiwa
PemeranProject Pop
Dwi Sasono
Shanty
Gading Marten
Masayu Anastasia
Candil
Marcell Siahaan
Teuku Rifnu Wikana
MusikBongky Marcel
Project Pop
PenyuntingMonty Tiwa
Benjamin W. Tubalawony
DistributorKharisma Starvision Plus
Moviesta Pictures
NegaraBendera Indonesia Indonesia
Yuk cekidott... ini dia link-nya : Link
Oke... selamat menikmati film.nya

Related Posts:

Cara memasang iklan pop ads adf.ly ke dalam blog atau website


Selain memberikan dolar dengan mempersingkat URL, ternyata di mulai dari tahun 2014 ini adfly juga memberikan kesempatan kepada para pengguna internet untuk memperoleh penghasilan dengan pop ads. pop ads adfly tersebut bisa kita pasang di dalam blog atau ditempat lainnya. sehingga dengan pop ads adfly tersebut, anda bisa memperoleh penghasilan dari setiap pengunjung blog atau website anda.

Cara Memasang Pop Ads Adfly
Berikut adalah langkah-langkah cara memasang pop ads adfly di Blog :
  1. Buka Situs Adfly, klik disini
  2. Daftar terlebih dahulu, jika belum mendaftar, caranya mudah tinggal klik join
  3. Ikuti proses pendaftaran seperti biasa, jangan lupa memilih type akun shortner link, jgn memilih type advertiser. Sesudah konfirmasi ikuti langkah selanjutnya.
  4. Masuk/ Log in ke akun anda, lalu klik menu tools di bagian atas.
  5. Cari menu "Export Link and Stats" di samping kiri, pilih submenu "Pop ads"
  6. Lalu copi paste java script yang ditampilkan, ingat! Pilih script dalam kotak yang atas.
  7. Java scipt pop ads yang sudah anda copy dari website adfly tersebut pada dasarnya bisa kita pasang di berbagai lokasi, misalnya di HTML template blog, di Gadget Tata letak, maupun di halaman artikel. semua memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, tergantung kebutuhan/keinginan kita memasangnya dimana. Berikut opsi pemasangannya :
  8. Jika anda ingin meletakannya di dalam HTML template, ada langkah lagi, dan saya tidak menyarankan menggunakan opsi ini.
  9. Jika anda ingin meletakannya di tata letak. cukup log in ke blog anda, masuk tata letak, klik tambah gadget, kemudian pilih HTML/Java script, tinggal paste script tadi. Ini adalah opsi paling mudah.
  10. Jika anda ingin meletakannya di dalam artikel, anda tinggal paste script pop ads adfly di mode menulis HTML (bukan Compose).
  11. Dan selesai.... selamat mencoba... good luck...

Related Posts:

PENJUMLAHAN dan PENGURANGAN VEKTOR

Mari simak ilustrasi berikut.
Untuk menggiring bola, pemain sepak bola memberikan gaya pada bola agar bola berpindah ke posisi yang dikehendaki. Gaya merupakan salah satu besaran vektor. Ini berarti, dalam proses tersebut pemain telah melakukan operasi matematika pada bola, yaitu menambahkan dan mengurangkan vektor gaya pada bola.

Sumber gambar: dokumen pribadi
Seperti halnya besaran lainnya, operasi matematika juga dapat dilakukan pada vektor diantaranya adalah penjumlahan dan pengurangan. Ada dua pendekatan yang digunakan untuk menentukan hasil operasi penjumlahan dan pengurangan vektor yaitu pendekatan grafis dan pendekatan matematis.


Pendekatan Grafis

Prinsip dasar pendekatan grafis pada operasi vektor adalah vektor tidak berubah jika posisinya digeser tanpa mengubah panjang dan arahnya. Mari simak penjelasan berikut agar kamu lebih paham.
       Misalkan terdapat dua yaitu vektor AdanB yang digambarkan sebagai ruas garis berarah seperti di bawah ini.

Hasil penjumlahan dan pengurangan vektor di atas dapat ditentukan dengan beberapa pendekatan salah satunya pendekatan grafis. Ada dua macam pendekatan grafis yang dapat digunakan untuk menentukan hasil operasi penjumlahan dan pengurangan vektor yaitu metode ujung ke pangkal (tip-to-tail method) dan metode jajargenjang.

Metode Ujung ke Pangkal (tip-to-tail method)

Metode ujung ke pangkal (tip-to-tail method) juga dikenal dengan metode segitiga. Untuk menjumlahkan kedua vektor yang dimaksud (A+B), kita cukup menggeser salah satu vektor menuju vektor lainnya, sedemikian sehingga ujung (tip) salah satu vektor berimpit dengan pangkal (tail) vektor lainnya. Hasil penjumlahan (resultan) kedua vektor tersebut digambarkan sebagai berikut.

       Untuk mengurangkan kedua vektor misalnya AB, kita dapat memanfaatkan prinsip aljabar yaitu a - b = a + (-b). Ini berarti, kita cukup membalik arah vektor B menjadi B (invers penjumlahan vektor). Kemudian, gunakan metode tip-to-tail seperti halnya operasi penjumlahan vektor. Hasil pengurangan kedua vektor tersebut digambarkan seperti di bawah ini.

Metode Jajargenjang

Pada metode ini, kedua vektor digeser sehingga pangkal kedua vektor berimpit di satu titik, kemudian dilanjutkan dengan melengkapi gambar menjadi sebuah jajargenjang. Hasil penjumlahan (resultan) kedua vektor (A+B) merupakan diagonal jajargenjang yang dilukis dari titik pangkal vektor yang berimpit. Resultan vektor tersebut digambarkan sebagai berikut.

       Untuk mengurangkan A dengan B, langkah awalnya sama dengan metode tip-to-tail, yaitu membalik arah vektor B menjadi B. Langkah selanjutnya adalah menggeser AdanB agar pangkalnya berimpit. Terakhir, lengkapi gambar menjadi jajargenjang dengan menambahkan sisi yang sejajar dengan masing-masing vektor. Hasil pengurangan kedua vektor tersebut yang merupakan diagonal jajargenjang yaitu:

       Modifikasi kedua metode ini dapat diterapkan untuk operasi yang melibatkan lebih dari dua vektor di ruang dimensi 2 atau 3 seperti:
A+B+C+D+E+F+...=(A+B)+(C+D)+(E+F)+...
dan
ABCDEF...=(AB)(C+D)(E+F)...
Dengan kata lain, kamu cukup mengulang penjumlahan untuk setiap dua vektor secara terpisah.

Pendekatan Matematis

Pendekatan matematis dapat dipandang sebagai penyempurnaan pendekatan grafis. Prinsip dasar yang digunakan adalah menyatakan setiap vektor ke dalam komponen-komponen pembentuknya. Mari kita mulai dari suatu kasus umum pada ruang dimensi dua (R2 ).
       Misalkan dua buah vektor dinyatakan dalam komponen pembentuknya berupa A=a1,a2danB=b1,b2, sehingga operasi penjumlahan dan pengurangan kedua vektor ini dapat didefinisikan sebagai berikut.
A+B=a1,a2+b1,b2=a1+b1,a2+b2
AB=a1,a2b1,b2=a1b1,a2b2
       Seperti halnya pendekatan grafis, pendekatan matematis juga dapat dimodifikasi untuk menghitung penjumlahan dan pengurangan yang melibatkan lebih dari dua vektor sebagai berikut.

Kelebihan dari pendekatan matematis adalah kita tidak harus menggambarkan vektor-vektor yang terlibat dalam perhitungan. Ini karena vektor-vektor yang memiliki dimensi lebih dari 3 tidak dapat digambarkan di atas kertas, sehingga pendekatan matematis berikut akan sangat berguna untuk operasi penjumlahan dan pengurangan di ruang dimensi n.



Lebih Jauh tentang Panjang Vektor

Perhatikan vektor dua dimensi OA=ax,ay pada koordinat Cartesius berikut ini. Misalkan vektor tersebut membentuk sudut θ terhadap sumbu x.

Berdasarkan gambar di atas, panjang vektor OA=ax,ay dapat dihitung dengan memanfaatkan dalil Pythagoras yaitu:
OA=ax2+ay2.
Besar sudut θ dapat dihitung dengan mengambil invers dari fungsi tangen sudutnya yaitu:
tanθ=ayax
θ=tan1(ayax)
Perhatikan gambar vektor OP=px,py,pz pada ruang dimensi tiga berikut.

Panjang vektor OP=px,py,pz adalah:
OP=px2+py2+pz2,
sedangkan panjang vektor N=n1,n2,n3,...,nn yang berdimensi n dapat dihitung dengan rumus:
N=n21+n22+n23+...+n2n


✎Contoh 1


Diketahui vektor A,B,danC sebagai berikut.

Tentukan gambaran vektor A+BC berdasarkan pendekatan grafis.
Penyelesaian:
Metode yang digunakan adalah metode tip-to-tail.
Mula-mula, gambarkan vektor A+B.
Selanjutnya, geser pangkal vektor C agar berimpit di ujung resultan A+B, sehingga diperoleh:



✎Contoh 2


Diketahui vektor A=1,2,3,B=1,0,1,danC=3,2,4. Tentukan komponen vektor A+BC.
Penyelesaian:
Penjumlahan vektor tersebut dapat dilakukan dengan mengoperasikan komponen-komponen yang bersesuaian dari setiap vektor sebagai berikut.
A+BC=1,2,3+1,0,13,2,4
A+BC=(1+1(3)),(2+02),(3+(1)(4))
A+BC=5,0,6
Jadi, A+BC=5,0,6.


✎Contoh 3


Tentukan panjang dari vektor P=5,0,6.
Penyelesaian:
Dengan menggunakan rumus panjang vektor di peroleh:
P=52+02+62
P=25+0+36
P=61
Jadi, P=61 satuan.


✎Contoh 4


Perhatikan diagram vektor berikut.

Gambarkan vektor AB+BC+DC+ED+EF+AF berdasarkan pendekatan grafis.
Penyelesaian:
Permasalahan ini dapat kita sederhanakan dengan mengelompokkan vektor-vektor yang diketahui.
Perhatikan gambar berikut.

Berdasarkan gambar di atas, vektor-vektor dikelompokkan menjadi:
AB+BC+AF+EF+(DC+ED).
Ingat bahwa, setiap vektor dapat digeser tanpa mengubah panjang dan arahnya.
Salah satu contoh gambaran yang diperoleh dengan menggunakan metode tip-to-tail adalah sebagai berikut.


Poin Penting


  • Secara grafis, penjumlahan dan pengurangan vektor dilakukan dengan metode tip-to-tail dan jajargenjang.
  • Secara matematis, penjumlahan dan pengurangan vektor dilakukan dengan mengoperasikan komponen-komponen yang bersesuaian dari masing-masing vektor.
  • Panjang vektor N=n1,n2,n3,...,nn adalah N=n21+n22+n23+...+n2n.
  • Untuk sebarang vektor OA=ax0,ay0, besar sudut θ yang dibentuk oleh vektor dengan sumbu x ditentukan dengan menggunakan invers dari fungsi tangen sudut.
    θ=tan1(ayax)

Apakah kamu sudah paham dengan penjelasan di atas? Ayo tingkatkan pemahamanmu dengan mengerjakan soal-soal. Selamat belajar.

Related Posts: