Transformasi Geometri Translasi


Sebelum kita mempelajari tentang Translasi, ada baiknya kita mengetahui apakah yang dimaksud dengan translasi. Translasi atau geseran adalah transformasi atau perubahan setiap titik dengan jarak dan arah yang tetap.
Dalam vektor, translasi atau pergeseran adalah penambahan setiap titik (x,y) dengan vektor tertentu, misal vektor (a,b) sehingga dapat menghasilkan bayangan titik
Kita dapat mendefinisikan transformasi translasi sebagai berikut:
Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan contoh berikut:
Contoh 1.
Tentukan bayangan hasil pemetaan dari segitiga ABC dengan titik-titik
Penyelesaian:
Maka kita cukup memetakan titik-titik sudutnya sehingga diperoleh:
adalah A’B’C’ dengan A’(3,4), B’(4,7), dan C’(1,6).
Contoh 2.
translasi atau geseran oleh bentuk (0, 2).
Penyelesaian:
Dalam kasus ini kita telah peroleh persamaannya yaitu:
Contoh 3.
titik-titiknya yaitu A(-1, 2), B(2, 1), dan C(0,3).
Penyelesaian:
Jadi, bayangan hasil translasi dari segitiga ABC adalah A’B’C’ dengan A’(-3, 7), B’(0, 6), dan C’(-2, 8).
Contoh 4.
titik (-3, 2).
Penyelesaian:

Related Posts:

LIMIT FUNGSI TRIGONOMETRI UNTUK X~> ~


Untuk mempelajari limit fungsi trigonometri, tentunya kalian harus ingat rumus-rumus trigonometri yang nantinya akan sering digunakan.
Mari kita ingat kembali rumus-rumus trigonometri berikut :
Pengertian
Limit fungsi trigonometri adalah limit yang memuat perbandingan trigonometri.

Bentuk umum penulisan
dengan f(x) adalah fungsi yang memuat perbandingan trigonometri

Rumus-rumus limit fungsi trigonometri
Untuk cosinus tidak berlaku seperti rumus di atas

Contoh 1
Hitung nilai dari

Penyelesaian :
Jika kita substitusikan nilai x = 0, maka diperoleh :
Agar tidak diperoleh bentuk 0/0, maka untuk menyelesaikannya kita gunakan rumus trigonometri sebagai berikut :

Contoh 2
Hitung nilai

Penyelesaian :
Jika kita substitusikan x = 0, maka diperoleh :
agar tidak diperoleh bentuk 0/0, maka digunakan rumus cos 2x = 1 – 2 sin2 x

Contoh 3
Hitung nilai

Penyelesaian :
Jika kita substitusikan x = 0, maka diperoleh :
agar tidak diperoleh bentuk 0/0, maka digunakan rumus
sehingga diperoleh :

Related Posts: