Bencana Alam Terdahsyat Sepanjang Sejarah Manusia


1. Letusan Gunung Terdahsyat

Letusan Gunung Tambora dalam lukisan
       Letusan gunung berapi terdahsyat terjadi pada bulan April 1815. Tepatnya mulai tanggal 10 hingga 17 April 1815, ketika Gunung Tambora mencapai puncak aktivitas vulkaniknya. Gunung Tambora berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Letusan di tahun 1815 itu memiliki skala 7 VEI (Volcanic Explosivity Index) atau 4 kali lebih kuat daripada letusan Gunung Krakatau di tahun 1883. Muntahan magma Tambora mencapai 100 km kubik dan melepaskan 400 km kubik abu dengan ketinggian 44 km diatas permukaan tanah dan lontaran abu sejauh 2600 km. Daerah radius kurang dari 600 km dari kawah Tambora mengalami efek paling parah. Bahkan saat letusan terjadi, daerah dalam radius 600 km dalam keadaan gelap gulita sepanjang hari, hampir seminggu lamanya. Suara letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra pada tanggal 10-11 April (berjarak > 2.600 km). Abu vulkanik juga jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku serta debunya terbawa hingga ke Eropa dan Amerika. 
Kawah Tambora saat ini. Berdiameter 6,5 - 7 km dan kedalaman 1 - 1,2 km
       Letusan Gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000-12.000 orang diantaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut. Menurut kajian para ahli dengan menggunakan penanggalan radiokarbon, Gunung Tambora pernah mengalami letusan sebanyak 3 kali sebelum letusan 1815, tetapi besarnya letusan tidak dapat diketahui. Perkiraan letusan Tambora yang pertama terjadi pada tahun 39.910 SM, sedangkan yang kedua dan yang ketiga terjadi pada tahun 3.050 SM dan 740 SM.  
A Year without Summer
Letusan gunung ini juga menyebabkan perubahan iklim dunia, tahun 1816 sering disebut sebagai tahun tanpa musim panas (A Year without Summer) karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa akibat abu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Di Eropa dan Amerika Utara, langit terlihat gelap sebab matahari tertutup debu vulkanik yang membuat daerah itu tetap dingin walau di musim panas. Jutaan orang kelaparan, mayat terkapar bergelimpangan, semua akibat tumbuhan layu dan mati tanpa adanya matahari sepanjang tahun. Salju tak kunjung cair, membuat tahun itu menjadi tahun amat mengerikkan bagi penduduk dunia. 
Perbandingan letusan Gunung Tambora dan Gunung Toba
Sebenarnya, Magnitudo letusan Tambora bukanlah yang terbesar dalam skala VEI, tercatat letusan gunung terdahsyat pernah terjadi dalam skala 8 VEI yang terjadi sekitar 74.000 tahun lalu oleh Gunung Toba (Sumatra Utara), namun data-data primer mengenai letusan itu sangat sedikit yang dapat diungkap hingga saat ini.
Letusan gunung memang tidak dapat dihindari, tetapi sebagai manusia, kita wajib berusaha menghadapi bencana yang dapat kapanpun menghampiri kita dengan berbagai upaya intimigasi yang dapat mengurangi korban dan kerugian yang kita alami. Sejatinya, alam terus berusaha bersahabat dan berdamai dengan manusia. Tetapi terkadang keangkuhan manusia telah membuat alam marah dan menimbulkan bencana. Penyebab utamanya adalah ketidakseimbangan alam akibat aktivitas eksplorasi tak bertanggunggungjawab oleh tangan-tangan kerdil manusia itu sendiri.

2. Gempa bumi terdahsyat

Daerah Valdivia pasca gempa
Inilah gempa bumi paling dahsyat yang berhasil didokumentasikan. Gempa bumi berkekuatan 9.5 SR yang terjadi pada 22 Mei 1960 ini berpusat di dekat Valdivia, sebelah selatan Chili. Mungkin sebelumnya banyak terjadi gempa bumi dengan kekuatan yang lebih besar, tapi gempa bumi valdivia ini merupakan gempa bumi terbesar semenjak manusia bisa mencatat kekuatan dan pusat terjadinya gempa bumi secara akurat sekitar awal tahun 1900-an. Gempa bumi ini terjadi di bawah Samudera Pasifik di lepas pantai Chili. Gempa ini juga menimbulkan gelombang setinggi 18 kaki yang menerjang Pulau Honshu, Jepang, sekitar 22 jam setelah gempa bumi terjadi. Selain di Jepang, efek dari gempa bumi ini juga dirasakan di Hawaii, pesisir barat Amerika, Philipina, dan Pulau Samoa. Sedangkan gempa bumi yang memakan korban jiwa paling besar yaitu gempa bumi tahun 1556 di Shaanxi, China. Gempa ini berkekuatan sekitar 8 SR, dan sekitar 830.000 orang kehilangan nyawa akibat gempa bumi ini.

3. Tsunami terdahsyat

Satu hari setelah hari raya natal, tepatnya pada 26 Desember 2004, sebuah gempa bumi tektonik berkekuatan 9.3 SR terjadi di kedalaman 30 km diatas permukaan laut Samudera Hindia. Sesaat setelah gempa terjadi, sebuah gelombang tsunami yang dianggap paling dahsyat sepanjang sejarah, menghantam 11 negara di Asia dan menimbulkan korban jiwa sekitar 230.000 orang. Gempa bumi itu sendiri menempati rangking ketiga yang terbesar setelah Great Chilean Earthquake dan Good Friday Earthquake.

4. Tanah longsor terdahsyat


Tanah longsor terbesar sepanjang sejarah 
terjadi pada masa pra sejarah. Tanah longsor pra sejarah ini sendiri berhasil diidentifikasi pada tahun 1938 oleh Harrison and Falcon dan diterbitkan di Journal of Geology. Tanah longsor itu terjadi di barat daya Iran dan dikenal dengan nama Saidmarreh landslide. Tanah longsor tersebut diperkirakan memiliki volume sekitar 20 km3, dengan kedalaman sekitar 300 m, dan menempuh jarak sejauh 14 km dengan lebar 5 km. Itu berarti, sekitar 50 milyar ton tanah dan bebatuan bergerak dalam sekali.

5. Banjir terdahsyat


Pada bulan Juli sampai November di tahun 
1931 terjadi sebuah banjir dahsyat di Chinatengah. Sekitar 3.7 sampai 4 juta jiwa melayang ditelan banjir ini. Banjir ini diawalidengan cuaca yang tidak normal sejak akhir tahun 1930 dan pada bulan juli curah hujanmeningkat dan mencapai puncaknya pada bulan agustus 1931. Banjir tersebut lebihdikarenakan meluapnya sungai-sungai besar di China, yaitu Sungai Kuning, SungaiYangtze dan Sungai Huai. Beberapa daerah yang terkena dampaknya adalah Hubei, Hunan, Jiangxi, Hankou, Wuhan, Hanyang, Chongqing. Banjir China pada tahun 1931 ini juga menempati rangking 1 dalam daftar bencana yang paling mematikan dalam sejarah manusia..

6. Badai terdahsyat


Labor Day hurricane merupakan badai 
kategori 5 yang sangat jarang terjadi. Badaiini terjadi pada bulan September 1935 dan memakan korban jiwa sekitar 423 orang.Daerah yang terkena badai ini meliputi Bahamas, Florida Keys, Big Bend, Florida Panhandle, Georgia, South Carolina, North Carolina dan Virginia.

7. Tornado terdahsyat


Tornado paling dahsyat yang terekam 
sejarah yaitu tornado yang terjadi pada 18 Maret 1925. Tornado ini diberi nama “Tri- State Tornado” karena tornado ini menjelajahi sampai 3 negara bagian di Amerika, yaitu Missouri, Illinois dan Indiana. Tornado ini memegang rekor sebagai tornado yang memiliki jarak tempuh terjauh (352 km), durasi terlama (3,5 jam) dan pergerakan tercepat (117 km/jam). Tornado ini memakan korban sebanyak 695 jjiwa.
Sedangkan tornado yang paling banyak memakan korban jiwa terjadi di Dhaka, Bangladesh pada 26 April 1989. Tornado ini merenggut sebanyak 1.300 korban jiwa.[End]

Related Posts:

Post a Comment